PHBS, masih belum menjadi budaya kita …

19 November 2008 at 01:31 (Pengetahuan)

Ternyata masih banyak orang yang belum perduli akan kesehatannya, buktinya adalah masih banyaknya diantara kita yang belum sadar akan kebersihan. Memang mudah diucapkan “bersih itu sehat”, tetapi itulah cerminan yang seharusnya menjadi budaya kita. Kebersihan adalah perilaku yang harus ditunjukkan dengan perbuatan, tidak dengah kata-kata saja. Sebagian besar masyarakat sudah tahu akan slogan kesehatan itu, tetapi lebih sedikit yang mampu melakukannya.

Kebersihan belum menjadi budaya hidup kita?

Memelihara kebersihan merupakan suatu anjuran yang sudah sejak lama ada bahkan sudah merupakan bagian dari tutunan agama. Sebagaimana hadist Nabi ” kebersihan itu adalah sebagian dari iman,” maka kebersihan adalah sebagai suatu tanda  dari orang beriman. Hal inilah yang mendasari agar kebersihan menjadi suatu budaya bagi masyarakat yang perlu untuk dilaksanakan bukan hanya sekedar penghias kata-kata.

Mulailah dari diri sendiri karena itu lebih baik sebab petuah ini bila dilaksanan dengan baik, dapat menjadikan suatu kesadaran yang melekat kuat dalam diri kita. Pemahaman ini akan berlanjut dan dapat menularkan kepada lingkungan, mulai dari lingkungan terdekat kita hingga menjadi bagian dari lingkungan yang lebih besar dan tidak mustahil akan menjadi bagian dari bangsa ini. Perilaku yang baik akan menjadikan model bagi lingkungannya selain perlunya upaya promosi kesehatan yang terencana dan terukur.

Menjaga dan memelihara tempat-tempat umum perlu juga menjadi perhatian, karena dapat memperlihatkan perilaku masyarakat kita yang sebenarnya.

Perilaku hidup bersih dan sehat sebagai mana yang dicanangkan oleh Departemen Kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hal ini menunjukkan suatu upaya yang dicanangkan Depkes dengan harapan agar PHBS menjadi budaya seluruh masyarakat. Berbagai program juga sudah mulai digiatkan mulai dari penyuluhan hingga advokasi untuk mendapatkan dukungan yang lebih besar dari Pemerintah.

Selama ini berdasarkan pantauan kami beberapa program tersebut memang masih belum maksimal, mengingat dampaknya juga masih kecil. Beberapa contoh yang dapat dilihat langsung adalah pada pemanfaatan tempat-tempat umum, banyak yang masih terlihat kotor, tidak terawat bahkan dirusak. Masih banyak sampah di sungai, perumahan yang tidak layak. Bahkan di beberapa Rumah Sakit dan sarana kesehatan  khususnya milik Pemerintah juga masih terlihat kurang terawat dengan baik.

Menjaga kebersihan dan memelihara kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Fasilitas umum merupakan milik bersama yang harus di jaga dan dirawat dengan baik, tetapi mengapa tidak dijaga bahkan dirusak. WC umum yang disediakan kadang terlihat sangat kumuh, jorok dan tidak layak. Andai saja setiap orang yang selesai menggunakan sarana kesehatan tersebut mau  menyiram bekas BAB dan BAK-nya atau membuang sampah pada tempatnya, maka saya yakin dan percaya,  tidak akan terjadi kekumuhan tersebut.

W.C yang kumuh, tidak terawat pada fasilitas umum.

Perilaku masyarakat kita sebagian besar masih belum perduli dengan lingkungan, menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan belum menjadi budaya kita.

Untuk itu perlu kerja keras dari semua pihak terutama dalam upaya mengubah perilaku masyarakat karena merubah perilaku seseorang lebih sulit dibanding membuat orang pintar.

1 Komentar

  1. arnatz said,

    memang orang kita masih pada jorok-2 yee….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: