Prihatin dengan pengembangan SDM didaerah..?

20 November 2009 at 03:41 (Opini)

Sosialisasi mungkin lebih cocok buat masyarakat awam, bukan buat pengembangan SDM tenaga fungsional.

Pemeritah daerah sepertinya masih tidak pernah merubah pola pengembangan Sumber daya manusianya, sehingga kualitas SDM tidak bertambah malah makin terpuruk. Perencanaan peningkatan kualitas SDM terutama di daerah hanya sebatas rencana jangka pendek saja, tetapi kurang memikirkan jangka panjangnya.

Hanya sebatas adanya wacana dari tiap instansi, sehingga terkesan asal ada kegiatan saja. Sedangkan bagi tenaga khusus yang membutuhkan sklill tertentu (fungsional) seharusnya adalah yang bersifat pelatihan tekhnis bersifat berjenjang. Jangka pendekpun harus berupa diklat tekhnis bukan sosialisasi.

Pihak yang bertanggung jawab terhadap pengembangan SDM harusnya tidak terkesan asal-asalan, contohnya…coba deh kita dengar kata sambutan dari panitia or pihak penyelenggara dalam salah satu kegiatan sosialisasi kearsipan daerah yang mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi penyuluhan kearsipan di lingkungan intansi pemerintah/swasta akan menghasilkan SDM yang piawai menata sistem kearsipan secara profesional, efisien dan efektif. Lucu ya…dengernya, gimana tidak sosialisasi yang diikuti oleh lebih dari 100 (seratus) orang selama 2 jam saja tapi targetnya menjadikan SDM kearsipan yang profesional, efisien dan efektif….?#$%#@!!
Selain dari itu Pemda sangat jarang membuat kegiatan seperti ini, setahun sekali…belum tentu tergantung anggaran (katanya>>). kalaupun setiap tahun diulang ulang kegiatan itu-itu saja (mungkin hanya berubah judul buat proposalnya saja tapi kontennya sama saja….tujuannya…..yah tahu sendirilah!!!).

Diperparah lagi dengan mutu pelatihan yang hanya sifatnya sosialisasi satu hari and cukup 2-3 jam saja….ya..kapan mau profesionalnya ? jangan berbicara profesional ..mungkin jauh dari yang dibayangkan. Kalo orang bilang sekarang cuma NATO (Not Actions Talk Only) tapi kenyataanya hanya begitu-begitu saja. Mungkin kalau bisa dikatakan sebagai terlalu dipaksakan, ya ada benarnya juga …tetapi…mungkin
Tidak ada konsep yang jelas mengenai pengembangan kemampuan SDM, itu mungkin salah satu penyebabnya.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: