Manajemen Keperawatan

28 Desember 2009 at 08:41 (Pengetahuan)

Konsep Dasar

Pengertian umum suatu manajemen adalah suatu usaha yang dilakukan oleh seseorang/kelompok didalam mencapai suatu tujuan. Dengan kata lain untuk mencapai suatu tujuan tertentu seseorang  membutuhkan bantuan orang lain. Jadi dalam hal ini, manajemen adalah suatu proses yang dilakukan secara terencana, tidak secara serta merta terjadi tanpa upaya sendirian. Proses inilah yang dinamakan tahapan koordinasi yang menjadikan manajemen dapat berfungsi dengan baik. Beberapa fungsi manajemen  digambarkan oleh  Henry Fayol 5 , yaitu :

Planning, Organization, Command, Coordination, dan Control .

Marquis&Huston, juga menyampaikan ada 5(lima) fungsi manajemen, yaitu : planning, organizing, staffing, directing, dan controlling

Pendapat lain mengenai fungsi menajemen disampaikan oleh Luther Gullick (modifikasi konsep H.Fayol), beliau menyampaikan ada 7 (tujuh) aktivitas manajemen, yaitu:

Planning, Organizing, Staffing, Directing, Coordinating, Reporting, dan Budgeting.

Marquis&Huston : planning, organizing, staffing, directing, dan controlling

Rapat Evaluasi Manajemen Keperawatan

Secara umum Manajemen Keperawatan merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh sekelompak orang yang direncanakan dengan baik di dalam memberikan suatu asuhan keperawatan yang komprehensif bagi pasien atau klien maupun kepada masyarakat.

Menurut Gilles (1984) Manajemen keperawatan didefinisikan sebagai suatu proses bekerja melalui upaya anggota staf keperawatan untuk memberikan  pelayanan keperawatan,  pengobatan dan bantuan terhadap para pasien, dan tugas manajer keperawatan adalah merencanakan, mengorganisir, memimpin serta mengontrol keuangan, material, dan sumber daya manusia yang ada untuk memberikan pelayanan keperawatan seefektif mungkin bagi setiap kelompok pasien dan keluarga mereka.

Koordinasi Manajemen

Proses Manajemen Keperawatan

Proses manajemen keperawatan dapat dilihat dari pendekatan sistem, dalam hal ini adalah sistem terbuka dimana tiap komponen saling berhubungan dan berinteraksi serta dipengaruhi oleh lingkungan. Ada 5 (lima) komponen utama yang mendukung dalam proses terjadinya interaksi, yaitu input, process, output, control dan feedback.
Sedangkan apabila diuraikan berdasarkan  teori manajemen  yang disampaikan Fayol, maka manajemen Keperawatan dapat berfungsi sebagai :
1.Planning :

Misi, visi, tujuan, kebijakan, prosedur, dan peraturan-peraturan dalam pelayanan keperawatan,perkiraan proyeksi jangka pendek&panjang serta menentukan jumlah biaya dan mengatur adanya perubahan berencana.
2.Organizing

Struktur organisasi, model penugasan keperawatan, Job descriptions dan memahami serta menggunakan kekuasaan dan otoritas yang sesuai.

3.Staffing :

Kegiatan yang berhubungan dengan kepegawaian :> rekruitmen, wawancara, mengorientasikan staf, menjadwalkan dan mengsosialisasikan pegawai baru serta pengembangan staf.

4.Directing :
Pemberian motivasi, supervisi, mengatasi adanya konflik, pendelegasian, cara berkomunikasi dan fasilitasi untuk kolaborasi.
5.Controlling :
Pelaksanaan penilaian kinerja staf, pertanggungjawaban keuangan, pengendalian mutu, pengendalian aspek legal dan etik serta pengendalian profesionalisme asuhan keperawatan.
Prinsip Manajemen Keperawatan

Prinsip manajemen sec.umum (H.Fayol):

  1. Division of working (pembagian pekerjaan).
  2. Authority and responsibility (kewenangan dan tanggungjawab).
  3. Dicipline (disiplin).
  4. Unity of command (kesaatuan komando).
  5. Unity of direction (Kesatuan arah).
  6. Subordination of individual to generate interent (kepentingan individu tunduk pada kepentingan umum).
  7. Renumeration of personal (penghasilan pegawai).
  8. Decentralization (desentralisasi).
  9. Scala of hierarchy (jenjang hirarki).
  10. Order (ketertiban)
  11. Stability of tunnure personal (stabilitas jabatan pegawai).
  12. Equity (keadilan).
  13. Inisiative (inisiatif)
  14. Esprit de corps (Kesetiawakawanan korps).

Sedangkan mangadopsi dari kegiatan manajemen secara umum, manajemen keperawatan dapat diintegrasikan sebagai suatu proses mulai dari input, out put dan kontrol.Input dari proses manajemen keperawatan antara lain informasi, personel, peralatan dan fasilitas. Proses dalam manajemen keperawatan adalah kelompok manajer dari tingkat pengelola keperawatan tertinggi sampai ke perawat pelaksana yang mempunyai tugas dan wewenang untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan dalam pelaksanaan pelayanan keperawatan. Output adalah asuhan keperawatan, pengembangan staf dan riset.

Kontrol yang digunakan dalam proses manajemen keperawatan termasuk budget dari bagian keperawatan, evaluasi penampilan kerja perawat, prosedur yang standar dan akreditasi. Mekanisme timbal balik berupa laporan finansial, audit keperawatan, survey kendali mutu dan penampilan kerja perawat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: